Have an account?
Tampilkan postingan dengan label Artis Lokal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artis Lokal. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Februari 2009

KUKUH

Siapa yang tidak kenal Kukuh? Khususnya di komplek santri putra Mahasiswa. Hampir semua santri putra di komplek A maupun C pasti mengetahui siapa kukuh. Baik santri lama maupun baru. Kukuh bernama lengkap “KUKUH IRWANDI” berkamar di kamar nomor 6 komplek A. Setelah ditanyai crew as-sibaq, dia berkata memiliki panggilan lain selain kukuh, yaitu Irwansyah, entah itu hanya bergurau atau beneran.

Kukuh merupakan santri CAKEB (Cah Kebumen) ASELI. Rumah beliau sekarang masih di Kebumen, tepatnya di desa Sirnoboyo, Kecamatan Bonorowo, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Kukuh adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Sekarang kuliah di Universitas Islam Negeri Yogyakarta tepatnya di Jurusan PAI, Fakultas Tarbiyah. Berbicara tentang pendidikan, Kukuh sebelumnya tidak pernah TK, langsung masuk SD diSDN I Sirnoboyo, dilanjutkan di MTsN Prembun, lalu di MAN Purworejo. Sangat bersahaja sekali, selama ini dia pergi ke kuliah menggunakan kereta angina (bahasa Laskar Pelangi) alias ngepit. Tapi, rencananya tahun depan kemungkinan naik sepeda motor. Setelah ditanyai lebih lanjut, ternyata si Irwansyah masih belum punya SIM C. Ditanyai bisa naik motor, Kukuh menjawab,“Saya bisa naik motor tapi yang nggak pakai kopling. Kalau pakai kopling belum pernah, jadi belum bisa.”

Oh, ya, cowok hitam manis ini lahir bertepatan pada tanggal 26 Maret 1990. Kalau mau memberi hadiah berupa makanan ke Kukuh, makanan kesukaannya atau lebih tepatnya buah kesukaannya adalah pisang. Warna favoritnya biru langit. Hewan yang paling disukai Kucing. Tapi kalau dengan hewan Kaki seribu, dia paling jijik. Jadi jangan deket-deket kukuh kalau merasa punya kaki seribu. Bisa-bisa dilempar sapu.

Si Irwandi eh Irwansyah mengenal Nurul Ummah dari tetangganya, Baryono (A8). Mengapa tidak sekamar? Wallahu a’lam, mungkin sudah takdirnya dipilihkan pengurus pondok di kamar A6. Bagaimanapun, pasti ada hikmahnya. Di diniyah, Kukuh masuk di kelas 2 Awaliyah pada tahun ini. Kesannya terhadap pondok Nurul Ummah, “Rame”, katanya. Ya iya lah rame, pondok gitu loh, kalo sepi ya kuburan gitu.. Kukuh mengaku kerasan berada di pondok, alasannya karena kondisi lingkungan di pondok ramah. Meskipun sering ada gojlokan. Gojlokan sendiri merupakan uji mental agar tidak mental melempem meskipun tidak dibenarkan jika berlebihan.

Jika malam menjelang setelah diniyah ba’da isya’, biasanya Kukuh sudah tidak ada di kamar. Bukan hilang diculik genderuwo atau disekap kang Pepi, tetapi biasanya dia pada waktu itu sudah pergi ke lantai 2 masjid Al-Faruq. Tempat nongkrong favoritnya. Apa tidak takut,,Nggak,”jawabnya. Di sana ngapain aja?“Biasanya baca-baca buku pelajaran lalu tidur,” katanya.

Kukuh, ternyata punya cita-cita yang rada aneh dari orang pada umumnya. Dia bercita-cita pergi ke arab, entah jadi TKW eh TKI atau sekedar jadi OB (office boy) tidak disebutkan lebih rinci. “Ya pokoknya ke Arab,” katanya. Selain itu, karena jurusannya Pendidikan Agama Islam, cita-cita selain ke Arab adalah menjadi seorang guru.
Kukuh punya hobi dengerin musik. Bisa tebak apa musik favoritnya? Apa hayo… Ternyata.. Dangdut! Weleh-weleh, penulis nggak bisa komentar kalau begitu. Dangdut je.. Jadi jika Kukuh sedang BT alias boring, dia mendengarkan musik atau sekedar jalan-jalan. Ditanyai tentang film favorit, buku favorit, dan santri favorit, Irwansyah mengaku tidak punya, dia hanya geleng kepala dan berkata, “nggak ada.. .”.

Jika berbicara tentang UKS atau unit kegiatan santri, Kukuh ternyata telah mengikuti NUEC, apakah tidak ingin ikut UKS lainnya? Dia menjawab ingin masuk SANGKAL juga, cari inspirasi katanya. Selain SANGKAL apakah tidak ada yang lain? As-SIBAQ mungkin?Kukuh menjawab, “nggak, sebenernya seneng sih buat-buat puisi tapi males”. Tak lupa Kukuh Irwandi juga berpesan pada para santri “Rajin ngaji dan sholat jamaah.. .”.

Jika teman-teman santri berminat untuk mengenal lebih jauh bisa dihubungi di nomor HP-nya denagn berusaha mencari sendiri soalnya As-sibaq nggak akan mencantumkan nomor tersebut di rubric ini lantaran takut nglanggar kode etik jurnalistik santri. Bisa-bisa As-sibaq dimeja hijaukan gara-gara masalah ini. Atau bisa langsung sowan ke kamarnya A6, kelihatannya tidak minta gula-kopi, tapi mungkin anggota kamarnya yang minta, he..he..he.. . Yang penting anda tidak tersenyum saat sowan ke kamarnya sebab nanti idola kita ini bisa-bisa mengira dengan senyuman anda, anda memiliki niat yang enggak-enggak. Pokoknya anda jangan tersenyum terus ntar capek, dan fatalnya lagi jika anda selalu tesenyum tanpa sebab berarti kesehatan anda perlu dipertanyakan.

Selasa, 27 Januari 2009

OSAMA bukan bin LADEN

Pria kelahiran Palembang yang saat ini masih menempuh kuliah di salah satu universitas negeri ternama di Yogyakarta ini adalah salah satu di antara sekian banyak santri yang tergolong mempunyai charisma dan aura yang terbilang beda plus unik. Betapa tidak, dari segi performance, idola kita ini berperawakan tinggi besar dan kekar. Inilah yang kemudian menjadikan beberapa teman santri yang belum kenal dekat dengan dia ketika berpapasan atau sekedar melihat akan sedikit merasa takut n grogi lantaran penampilannya. Padahal di balik tubuh kekar n wajah yang terkesan angker,….he he he (kuburan kale….!) di dalamnya tersimpan kepribadian halus nan ramah.
Mau tau ga? Siapa sich idola kita edisi kali ini? Dia bernama lengkap KHOLID ALI USAMAH. Karena namanya yang tersusun dari tiga kalimat, ia pun mempunyai banyak nama panggilan. Di lingkungan pondok misalnya, ia terkadang di panggil dengan nama Kholid, ada juga yang memanggil Usamah, di lingkungan sekolahnya dulu ia populer dengan panggilan Ali atau Aliong, Bahkan saat ini beberapa teman-teman santri ada yang memanggilnya dengan sebutan Suko. Entah mengapa ia bisa dipanggil demikian dan apa maksud dari panggilan akrab tersebut, untuk sementara pertanyaan itu belum bisa dijawab. Di antara sekian banyak nama dan julukannya, yang paling menarik untuk di bahas adalah nama belakangnya itu loh yang mirip salah satu tokoh kelompok al Qaedah. Tau kan? Kalo gak tau, ya kebangeten n pasti jarang baca koran. Iya kan? Nggak usah ngaku udah kelihatan kok dari posisi anda yang saat ini membaca tulisan ini dengan mata melotot.
Semua pasti pernah mendengar nama Osama bin Laden. Dia adalah salah seorang tokoh internasional yang paling dicari lantaran keterlibatannya dengan aksi terorisme, lantas Osama local yang menjadi artis kita kali ini apakah juga termasuk dalam deretan tokoh-tokoh yang paling dicari? Jawabannya adalah kemungkinan iya. Mengapa demikian, sebab Osama kita ini orangnya unik, lucu n humoris. Nah karena beberapa sifat inilah teman-teman santri banyak yang mencarinya untuk sekedar ngobrol, curhat ataupun ngopi bersama.
Ngomong-ngomong soal pendidikan, cowok asli Palembang ini ternyata semasa aliyah, dia ngambil jurusan bahasa n dia juga sempat belajar bahasanya pemain bola legendaries Zinedine Zidane loh…….! Jadi kalo pembaca setia As-sibaq pengen belajar bahasa Prancis, bisa langsung kontak ke Nomor HPnya. Bagi pembaca yang belum tau nomornya, disarankan untuk berusaha mencari sendiri soalnya As-sibaq nggak akan mencantumkan nomor tersebut di rubric ini lantaran takut nglanggar kode etik jurnalistik santri. Bisa-bisa As-sibaq dimeja hijaukan gara-gara masalah ini. Ya nggak?
Dalam kesehariannya, artis kita ini dikenal mempunyai kepribadian yang baik, humoris, srawongan, tak pilih-pilih teman, gak gampang nesu, selalu sumeh dll. Yang gak kalah penting dan unik adalah kebiasaannya yang selalu elus elus rambut sirahe teman tatkala tidur. Kok iso?? Maksude opo?? Gini ceritanya, usut punya usut ternyata kebiasaan elus elus rambut tersebut sudah bawaan sejak kecil. Semasa kecilnya ia selalu bobo di temani ibunda tercinta, nah secara tidak sadar tangannya bergerak menuju kepala sang bunda -saking sayangnya mungkin- lantas iapun megnelus elus mustaka ibundanya. Kebiasaan tersebut sampai sekarang pun kadang-kadang masih terjadi, banyak teman sekamarnya yang kebetulan tidur bersebelahan menjadi korban elusan dan belaian lembut dari idola kita ini. Hii…. Ngeri banget tuch! Bahkan salah satu crew As sibaq pernah jadi salah satu korbannya loh…!Eit tapi jangan takut elusannya tuh gak da maksud lain kecuali sekedar sebagai bentuk perwujudan rasa sayangnya pada seorang teman.
Penting untuk diketahui oleh pembaca, bahwa cowok maniez ini kalo kuliah selalu mengendarai kuda, tapi kudanya kuda besi cah, mosok kuda tenanan, angel ngrawate now…! Lah kudanya ini loh yang sangar, merknya Honda tiger –sak pondok ra ono seng ngembari- elok to??
Sekedar informasi, jika teman-teman santri berminat untuk mengenalnya lebih dekat, bisa langsung sowan ke kamar A5, kamar yang belum lama ia huni. Sebelumnya ia pernah singgah di kamar B3 yang sekarang tinggal kenangan dan sudah almarhum karena menjadi korban penggusuran. Syaratnya nggak sulit-sulit amat kok. Nggak perlu bawa gula ataupun kopi, yang penting anda tersenyum saat sowan ke kamarnya sebab idola kita ini sangat suka dengan senyuman. Yang penting anda jangan tersenyum terus ntar capek, dan fatalnya lagi jika anda selalu tesenyum tanpa sebab berarti kesehatan anda perlu dipertanyakan.(El_Ch)